
Yukixux.com – Meta Mobile Legends di tahun 2026 membuat beberapa item menjadi sangat overpower di tangan tim profesional. Akibatnya, item-item tersebut hampir selalu dilarang di fase draft pick MPL dan turnamen internasional.
10 Item Paling Sering Dilarang di Draft Pick Profesional
- 1. Immortality
Item pertahanan paling dominan saat ini. Kemampuan revive-nya membuat hero tank atau fighter sulit di bunuh di team fight. Hampir 90% draft profesional melarang item ini. - 2. Winter Truncheon
Memberikan immunity selama 2 detik dan burst damage yang tinggi. Sangat efektif untuk mage dan assassin burst di late game. - 3. Antique Cuirass
Mengurangi damage fisik secara signifikan. Item wajib bagi tank yang menghadapi hero physical damage seperti Fanny atau Ling. - 4. Fleeting Time
Mengurangi cooldown ultimate hingga 40%. Membuat hero seperti Valentina, Lunox, atau Odette menjadi sangat kuat di team fight. - 5. Divine Glaive
Magic penetration tertinggi. Item ini hampir selalu di ban ketika tim lawan membawa mage burst damage tinggi. - 6. Genius Wand
Memberikan magic power dan efek burn yang kuat. Sangat efektif melawan hero dengan HP tinggi. - 7. Brute Force Breastplate
Memberikan sustain dan damage reduction yang sangat tinggi, terutama untuk hero fighter/tank di late game. - 8. Lightning Truncheon
Burst damage ekstra setelah menggunakan skill. Item favorit mage poke seperti Yve dan Kadita. - 9. Dominance Ice
Mengurangi attack speed dan memberikan slow effect. Sangat efektif melawan hero yang mengandalkan basic attack. - 10. Athena’s Shield
Shield magic damage yang sangat kuat. Hampir selalu di ban saat tim lawan memiliki banyak mage.
Mengapa Item Ini Sering Dilarang?
Item-item di atas di anggap terlalu kuat karena memberikan keunggulan yang signifikan di late game. Selain itu, kombinasi antar item ini sering kali membuat satu hero sulit untuk di-counter. Oleh karena itu, tim profesional lebih memilih untuk melarang item ini daripada harus menghadapi efeknya di dalam game.
Meta draft pick di MPL Indonesia Season 2026 menunjukkan bahwa tim yang lebih pintar mengelola ban dan pick item memiliki peluang menang yang lebih besar.
